Tenggelam ditelan pekat malam
Tautan mimpi belum berputik
Masih samar mencari rentak
Angin sepoi memutar laju
Mendesak serebrum
Melabuhkan titisan air
Merembes mata dengan kelembapan,
Igauan mimpi kian memanggil
Mempersembahkan gayatari tersendiri
Malam semakin larut
Ranjang menggamit, berbisik
Melambai digoda dengan keempukkan
Alangkah lega pesona
Merentangkan diri terkulai
Terus dibuai mimpi indah
Sehingga subuh.
Buck Lee P.S
Desa Tasek, Kuala Lumpur ,
5 Feb 2010
No comments:
Post a Comment